Problem Akibat Wanita Susah Hamil“Kapan nih rencana punya anaknya?, Nggak Nunda Punya Anak kan?”, Segelintir pertanyaan yang Seringditanyakan Oleh Kerabat sekitar jika Usia Perkawinan memasuki Usia 3 Tahun Keatas, belum lagi pihak Ibu Mertua yang sering mendesak agar cepat-cepat Hamil dan memiliki momongan untuk meneruskan keturunan. Untuk Pihak Laki-laki biasanya tidak begitu memikirkan, tetapi untuk pihak Wanita(Istri) ini sangat mengganggu dan mempengaruhi kehidupan, padahal mempunyai keturunan bisa dipengaruhi kondisi kedua belah pinak ( Suami & Istri)

Berikut ini Problematika Yang sering di Alami Wanita Yang sulit Hamil :

  • Romantisme Keluarga menurun. Mulai dari wanita khawatir dengan suaminya akan selingkuh atau menikah lagi dan Tekanan mental bagi suami sering dianggap tidak jantan karena dianggap tidak subur.
  • Produktivitas Kerja Menurun. Ketika Sering disuguhi pertanyaan seputar kehamilan dengan kawan-kawan dikantor, secara tidak sadar langsung terbawa pikiran dan perasaan yang mengakibatkan efektivitas dalam pekerjaan suka terhambat.
  • Kesehatan Menurun. Stress dan frustasi adalah dua hal yang berpengaruh buruk bagi kesehatan. Padahal stress justru bisa semakin membuat istri susah hamil. Relaksasi di spa hanya menenangkan sejenak, saat kembali ke rumah, rasa belum sempurnanya sebagai istri dengan cepatnya menyergap.
  • Saat Suami Mulai Bicara Poligami. Haduh Serem ini, biar pun dibolehkan tapi tetep serem. Anak adalah penyempurna sebuah keluarga. Karena begitu mendambakan anak, tak jarang suami mempertimbangkan poligami. Wanita mana yang rela membagi suaminya dengan wanita lain? Anda tentunya juga cemas apa suami bisa adil dalam semua hal. Bagaimana jika ternyata dia lebih sayang pada istri mudanya? Pertanyaan-pertanyaan itu terus mengganggu dan istri bisa makin tersiksa.
  • Perceraian. Ditambah ini lagi 🙁 Saat merencanakan pernikahan, tak ada pasangan yang ingin cerai suatu hari kelak. Saat istri begitu sulit memiliki anak, apalagi jika sudah bertahun-tahun, seringkali keduanya jadi mudah stress. Hal-hal sepele yang dulu bahkan terasa lucu, sekarang bisa menyulut pertengkaran serius.