Lima Tips dan bahaya menggunakan high heelKaum wanita sangat akrab dengan high heel. Bahkan sangking cintanya dengan sepatu atau sandal bertumit tinggi wanita terkadang mengganggap bahwa high heel ini dapat menunjang penampilan. High heel dapat membuat kaki terlihat panjang dan seksi. Namun dibalik itu semua ada bahaya yang mengintip dibalik elegansinya.

Denga alasan sedang in atau pertimbangan model yang bagus, wanita memilih sepatu hak tinggi yang sebenarnya tidak nyaman dikenakan. Akibatnya berbagai masalah pada kaki mulai muncul. Padahal, nyaman dan menyehatkan adalah faktor penting dalam memilih alas kaki. Eit, jangan langsung ananda menyimpan sepatu high heel ananda karena kami ada beberapa tips yang bisa digunakan dalam pemakaiaan high heel yaitu :

  • Toleransi untuk pemakaian high heel adalah 2 jam saja, hal ini berguna untuk mencegah timbulnya masalah pada kaki, cobalah untuk menggunakan secara selang seling antara pemakaian sepatu hak tinggi dan hak rendah.
  • Saat berjalan dengan high heel, tarik perut kedalam agar ananda melangkah ringan. Dengan begitu langkah ananda tidak akan terlalu bunyi tok-tak-tok. Karena langkah yang mengeluarkan suara bisa menyebabkan kaki ananda terasa pegal.
  • Tumit harus dalam keaadaan vertical saat berjalan. Jangan sampai bergeser kesamping. Kalau sepatu cukup tinggi , posisi kesamping ini akan memudahkan tumit terpeleset sehingga mudah jatuh.
  • Ketika ananda akan melangkah letakkan tumpuan pada ujung ibu jari, lalu goyangkanlah sedikit tangan ananda sebagai keseimbangan tubuh.
  • Melangkah perlahan dan jaga irama langkah ananda agar terlihat lebih anggun.

Diatas adalah tips-tips yang bisa ananda pakai dalam penggunaan high heel. Sedangkan bahaya yang ditimbulkan dalam penggunaan high heel antara lain :

  • Ketika menggunakan high heel, kaki cenderung jinjit dan ujung jari menjejak lantai terlebih dahulu. Ini tidak sesuai dengan mekanisme jalan yang benar sehingga otot bekerja lebih ekstra dan menyebabkan tendon menjadi kaku.
  • High heel memaksa tubuh terdorong lebih kedepan sehingga mengakibatkan sulitnya menjaga keseimbangan tubuh. Upaya ekstra otot terkonsentrasi dipunggung bawah yang selanjutnya menyebabkan punggung melengkung berlebih dan kemudian menimbulkan nyeri bahkan bisa juga menyebabkan osteoporosis
  • High heel bisa menyebabkan metatarsalgia yaitu nyeri pada bantalan kaki bagian depan. Selain itu juga jaringan sekitar saraf diantara jari ketiga dan keempat bisa menebal kondisi ini disebut morton’s neuroma yang terasa nyeri sekali.
  • High heel cenderung menyebabkan ujung jari kaki terdorong maju. Ujung sepatu yag runcing dapat memperparah masalah yang terjadi, seperti menimbulkan pembengkakan pada ibu jari kaki, kapalan ataupun kuku jari tumbuh kedalam.
  • High heel juga mampu mempengaruhi system urogenital yaitu system pembuangan yang tidak lancer sulitnya membuang air besar ataupun air kecil.