Tidak Seperti penemuan vitamin-vitamin lainnya, penemuan vitamin B5 pada tahun 1930-an itu tidak disebabkan karena penyakit khusus pada manusia. AwalnyaKekurangan Vitamin B5 Bisa menyebabkan Timbulnya Jerawat, para peneliti hanya mencari zat yang diperlukan untuk pertumbuhan khamir, sejenis ragi untuk membuat roti dan minuman beralkohol.

Dari hasil tersebut, ditemukan vitamin B5 yang banyak terdapat dalam khamir. Seiring berjalannya waktu, diketahui bahwa kekurangan zat ini bisa menyebabkan penyakit, seperti anemia, insomnia, depresi, kram kaki, termasuk terlambatnya pertumbuhan dan lain sebagainya.

Kekurangan Vitamin B5

Pantotenat berasal dari kata pantos (bahasa yunani) yang berarti “dimana-mana”, kaitannya adalah dengan vitamin B5 yang banyak terdapat pada berbagai jenis bahan makanan sehingga kekurangan vitamin B5 jarang terjadi/ Namun bukan berarti tidak pernah ada kasus vitamin B5. Gejala-gejalanya antara lain rasa tidak enak pada saluran cerna, kesemutan dan rasa panas pada kaki, kejang otot, muntah-muntah, diare yang timbul sekali-kali, rasa lelah, dan susah tidur. Selain itu, timbul jerawat, kejang perut, pertumbuhan terhambat, rambut cepat beruban juga bisa disebabkan adanya kekurangan vitamin B5

Akibat kelebihan biotin belum diketahui, Namun jika mengonsumsi dalam dosis tinggi bisa menyebabkan diare pada beberapa orang.

Semua makanan mengandung vitamin B5 dalam jumlah bervariasi. Sumber vitamin B5 yang paling bagus adalah telur, salmon, hati kacang, gandum atau beras yang masih ada sisa kulitnya dan khamir. Lebih baik memilih sayur-sayuran segar daripada sayuran yang sudah dikalengkan karena proses pengalengan telah membuang sebagian vitamin B5.