Wanita dewasa normal sebulan sekali akan mengeluarkan satu sel telur. Namun terkadang tidak keluar akibat terjadi gangguan pematangan sel telur. Keadaan itu menyebabkan wanita sulit hamil. Sel telur yang sudah matang biasanya akan pecah dan terjadilah ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telurnya). Banyak orang yang berpendapat salah jika ada wanita yang tidak mengeluarkan sel telur maka wanita tersebut tidak memproduksi sel telur. Pendapat ini salah,wanita memang tidak memproduksi sel telur melainkan membawa sel telur.

Gangguan Pematangan Sel Telur Akibatkan Sulit HamilSejak dalam kandungan, indung telur sudah membawa jutaan sel telur. Jika seorang wanita sudah mengalami pubertas maka jumlah sel telur akan berkurang dengan ditandai keluarnya darah haid. Sedangkan sel telur akan habis pada saat wanita mengalami menopause.
Gangguan pematangan sel telur karena sesuatu hal, sel telur tidak bisa matang sehingga tidak terjadi pengeluaran.

Terdapat 4 keadaan terkait dengan gangguan pematangan sel telur yaitu :

  1. Sel telur ada tetapi terjadi gangguan pertumbuhan akibat rendahnya hormon reproduksi.
  2. Sel telur ada tetapi tidak bisa tumbuh walaupun jumlah hormon reproduksi normal. Penyebabnya karena adanya gangguan fungsi insulin atau polikistik ovarium.
  3. Sel telur ada atau hanya sedikit, tetapi terjadi peningkatan hormon reproduksi. Keadaan itu menyebabkan kegagalan fungsi indung elur, sehingga sel telur sulit menjadi matang.
  4. Sel telur ada dan hormon reproduksi normal, tetapi hormon prolaktin ( hormon menyusui ) tinggi. Tingginya hormon itu akan menekan pematangan sel telur.

Dari 4 jenis gangguan itu wanita lebih cenderung mengalami ganggan yang kedua. Wanita mengalami gangguan polikistik ovarium dengan ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur. Gejala lainnya dari pemeriksaan darah diketahui adanya kelebihan hormon testosteron ( hormon laki-laki ).kelebihan hormon tersebut memberikan ekses tumbuhnya banyak bulu, jerawat dan kegemukan.
Dampak jangka pendeknya wanita akan mengalami sulit hamil karena wanita tersebut tidak mengeluarkan sel telur. Sedangkan jangka panjangnya adalah munculnya sindrom metabolik yakni penyakit kencing manis.
Untuk menanggulanginya gangguan ini ialah dengan diet tapi harus sesuai dengan petunjuk dokter dan olahraga yang teratur. Disamping itu juga bisa dilakukan melalui rangsangan dengan menggunakan hormon secara oral. Hormon itu berfungsi merangsang pertumbuhan sel telur. Bila secara oral belum membuahkan hasil maka dapat dilakukan secara terapi hormon melalui suntik. Bila cara ini pun masih belum membuahkan hasil maka cara lainnya yaitu bayi tabung.
Ada beberapa tips makanan penambah kesuburan yaitu :

  1. Buah-buhan yang banyak mengandung vitamin C tinggi seperti pepaya, jambu biji, belimbing, mangga, kedondong, nanas, stroberi dan kiwi.
  2. Sayuran yang disantap mentang sebagai lalapan seperti daun gandaria, daun jambu mete, daun kemangi , daun pepaya dan selada.
  3. Bahan yang banyak mengandung mineral seng seperti kepiting, kerang, ayam dan beras merah.
  4. Makanan yang banyak mengandung vitamin E seperti kacang-kacangan, tahu tempe, tauge dan brokoli.